Melihat blog ini untuk...

Minggu, 08 Februari 2009

The Show Must Go On


Pernah liat pertunjukan di bawah guyuran hujan? Pernah liat pentas seni molor jam?
Klo aku bukan hanya liat tapi ngalamin sendiri....
mau tau gimana critanya?
Jadi gini nih critanya...
Bulan November lalu tepatnya tanggal १ November 2008, Sekar Jepun (Komunitas Tari Bali di Kampus Sanata Dharma Yogyakarta) ngadain pagelaran Tari Bali klasik. Disitu tu nunjukin १० tarian Bali klasik, ada Tari Gabor as Tari penyambutan, Tari Margapati, Tari Kebyar Duduk, Tari apalagi yah....pokoknya Klo ga salah ada १० tarian deh....
nah kita mule rias itu jam 4an sore coz pagelar dimulai pukul १९.०० WIB। dan jam ६ sore penari uda pada siap semua....eh tiba-tiba hujan deras mengguyur kota Jogja...
Qt sih nggak terlalu kawatir turun hujan coz qt slalu positif thinking coe.."bentar lagi hujannya pasti reda॥" nah yang kasian tuh Bu Putu (Pelatih + penanggung jawab pagelaran)...mukanya uda nggak karuan,hehehe..maaf ya Bu...Pagelaran nggak bakal bisa dimulai kalo hujannya blom reda...ini nih resikonya ngadain acara out door alias panggung terbuka.

seiring detik berlalu, ternyata hujannya nggak reda-reda dan malah makin deres..wah Klo kayak gni Qt juga ikut panik nih....dan kepanikan semakin menjadi ketika para penabuh memasuki panggung....Karna nggak mau ngecewain penonton+jiwa profesionalisme yang tinggi,cieh..kita harus menari..bagaimanapun jugaThe Show Must go on

It's So Unbelievable..aku menari di bawah guyuran hujan..tapi nggak takut make up luntur coz uda pake yang waterproff,haha...
penonton pada antusias banget coe..secara aku tampil pertama, paling depan lagi..wahwah..benar-benar pertunjukan yang luar biasa...malah sangat eksotis manari di bawah guyuran hujan...hehe
Alhasil..habis nari..kain perada (pakaian Tari) luntur semua,hehe maaf Mbok Ayu..kainmu Jadi hancur...
dan yang paling parah..sepulang pertunjukan demam selama २ hari,hixhix..pertunjukan yang berakhir tragis.......

Rabu, 04 Februari 2009

Kemampuan


Kemampuan adalah melihat halaman kosong,
dan menciptakan puisi.

Kemampuan adalah mengahadapi rasa takut,
dan menjadi lebih kuat karenanya

Kemampuan adalah memasuki ruangan penuh orang asing,
dan keluar dengan teman

Kemampuan adalah mengakui kau salah,
ketika kau salah

Kemampuan adalah berdiri lagi,
ketika kau jatuh

Kemampuan adalah tetap percaya,
ketika semua tampak sia-sia

Kemampuan - kata sederhana, dengan arti rumit
bagi banyak orang, kemampuan tak pernah ditemukan, tapi bagi semua kemampuan ada di dalam

Kemampuan terlihat dalam diri semua orang pada saat tertentu
kau punya kemampuan
bagi beberapa orang, kemampuan hilang karena tak pernah mencoba

Kemampuan ada di dalam
kemampuan adalah milikmu.....



Sumber: Chicken Soup

Jumat, 30 Januari 2009

Where other people see problems, enterpreneurs see opportunities


Think like an enterpreneurs:
  1. They Listen, By listening to others, enterpreneurs get ideas about adapting a business or creating a new one.
  2. They Observe, By constantly keeping their eyes open, entrepreneurs get ideas about how to help society, about what kind of business to start and about what people need.
  3. They Think, When enterpreneurs analyze a problem, they think about solutions. What product/ servicecould fill the gap?


Characteristics of successful enterpreneurs:
  • Adaptability, the abality to cope with new situations and find creative solutions.
  • Competitiveness, A willingness to compete with and test your self against others.
  • Confidence, the beliefe that you can accomplist what you set out to do.
  • Honesty, to be truthful and sincere in dealing with others.
  • Vision, The abality to see the end results of your goals while working to achieve them.

Kamis, 04 Desember 2008

Bosen jadi "PENGACARA"?!??!!??!??!?!??


"Uda nyandang gelar sarjana tapi masih aja bingung. Dulu semasih kuliah pengen cepet-cepet lulus, uda lulus malah pengen kuliah lagi. Susah nyari kerja, lamar sana sini, wawancara kesana kemari tapi nggak keterima kerja juga. IPK pas-pasan..Gimana dunk??????" Kalimat ini sering banget aku denger dari beberapa teman dan saudara yang uda lulus kuliah tapi masih jadi "Pengacara" alias pengangguran tanpa acara... & setelah dipikir-pikir stress juga ya kalo berada di posisi mereka. Tak jarang juga ada yang protes, "emang apa sih psikotes itu? fungsinya apa? ga penting banget deh..gara-gara itu tuh gw ga ktrima kerja, dasar Psikolog kurang kerjaan..masak sarjana disuruh gambar pohon..." Eiths..jangan nyingung2 Psikolog. Kamu harus tau kalo yang nyeleksi kerja bukan cuman Psikolog tapi juga ahli profesional lainnya. Ga trima dunk dibilang ga punya kerjaan, secara calon Psikolog,hehehe...
Aku kasi tau nih ya sejarah munculnya Psikotes, biar kamu ga cuman protes...ni ceritanya:
Tujuan tes psikologi itu adalah untuk memilih calon-calon karyawan yang memiliki kompetensi maksimal, kualitas kepribadian yang baik, dan kecakapan yang memenuhi syarat-syarat pekerjaan yang dibutuhkan perusahaan. Kualitas yang diukur diantaranya kecerdasan (IQ), motivasi kerja, keterampilan sosial, problem solving, komunikasi dan manajemen emosi, optimisme, antusiasme, kematangan emosi, bakat dan beberapa aspek lainnya. Biasanya calon karyawan dalam seleksi kerja sering diberikan 5 macam psikotes, meliputi tes IQ, tes bakat, tes kepribadian, tes sikap kerja, dan tes prestasi. Jadi uda jelaskan kalau kamu ga lulus dalam suatu psikotes, berarti ada 3 kemungkinan yang terjadi:
  1. Kemampuan dan potensi psikologis yang kamu miliki nggak memenuhi persyaratan pekerjaan yang ditetapkan. Misalnya mungkin IQ kamu kurang memadai, kepribadian yang kurang matang, sikap kerja kamu lambat, tidak teliti atau ketahanan kerja yang kamu milliki cenderung rendah.
  2. Kemampuan dan potensi psikologis sudah baik tapi kualitas kamu nggak sesuai dengan pekerjaan yang ditawarkan. MIsalnya aja kamu cerdas, tapi kamu tu memiliki kepribadian introvert yaitu kepribadian yang lebih suka bekerja sendiri, kurang suka bertemu dengan orang banyak, lebih banyak diam dan merenung. sementara pekerjaan yang ditawarkan adalah marketing, yah jelas nggak mungkin diterimalah coz kepribadian introvert akan menghalangi kamu untuk sukses dalam pekerjaan itu. Orang yang memiliki kepribadian ekstrovertlah yang cocok menduduki posisi marketing coz mereka dituntun untuk bertemu dengan orang banyak.
  3. Kamu memiliki kemampuan dan potensi yang baik tapi dalam mengerjakan tes kamu tidak memahami instruksi yang diberikan. Akibatnya jawaban kamu nggak bagus dan akan menimbulkan interpretasi yang negatif.
Lalu??????
Apa yang bisa kamu lakukan? Jika kamu termasuk dalam kategori:
  1. Kamu harus banyak-banyak mengembangkan potensi kamu, meningkatkan skill yang kamu miliki, dan salah satunya dengan mengikuti pelatihan penegmbangan kepribadian, kursus-kursus ketrampilan seperti bahasa asing, komputer, manajemen, dll.
  2. Kamu harus memilih pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan potensi yang kamu miliki. Jangan asal masukin lamaran, tar salah masuk tau rasa lo...
  3. Kamu harus memahami instruksi yang diberikan oleh tester (pengetes), berkonsentrasi dalam mendengarkan instruksinya, dan patuhi instruksi yang ada, jangan melawannya karena terkadang beberapa tes sengaja menjebak orang yang dites so butuh konsentrasi tingkat tinggi. Dan yang paling penting, jangan sekali-kali meminjam buku panduan tes terutama tes kepribadian dari mahasiswa atau orang-orang psikologi. Walaupun kamu merasa sudah menemukan kuncinya namun pada kenyataannya kamu malah mengingkari diri kamu sendiri karena apa yang kamu kerjakan tidak sesuai dengan diri kamu. Gimana mereka bisa tau? nah itu hebatnya Psikolog, hehehe..
Mudah-mudahan setelah membaca tulisan ini kamu nggak stress2 banget kalo ga ketrima kerja, pahami dirimu sendiri, berusaha dan berdoalah.... God Always with You, don't miss it!

Jumat, 14 November 2008

employee engagement


Employee engagement merupakan salah satu issue yang sedang hangat diperbincangkan dalam dunia HR (Human Resources). Hal ini dikarenakan employee engagement dapat mempengaruhi outcomes perusahaan. Employee engagement adalah keteriktan tenaga kerja terhadap perusahaan yaitu tenaga kerja yang mengerjakan pekerjaan melebihi apa yang diinginkan oleh perusahaan. Employee engagemen berbeda dengan organisation comittemen ataupun organizational citizenship behavior.

That's New one


Pusingg neh...seminar ga kelar-kelar...TAT ga ngedong-ngedong....
Pengen bunuh diri tapi takut arwahnya ga d trima tar malah gentayangan...'ih sueremmm' sebulan lagi..tinggal sebulan..bis itu beban baru datang lagi...akhh...cuapekk tenan...